5 Jenis Material Top Table Kitchen

3 min


Dapur merupakan salah satu area yang sangat penting di dalam rumah. Kegiatan di dapur berlangsung setiap hari bahkan mungkin bisa berjam-jam berada di dapur. Untuk membuat dapur nyaman maka harus bias disiasati dengan penampilan yang menarik dan tampak bersih, sehingga kegiatan masak-memasakpun menjadi hal yang menyenangkan.

Salah satu cara agar mempercantik dapur kita adalah dengan pemakaian Top Table yang tepat dan mudah dalam perawatan. Ada 5 Jenis material untuk Top Table Kitchen yang sangat popular.

Granit

Granit adalah salah satu material alam yang sering digunakan untuk Top Table Kitchen. Bukan tanpa alasan banyak orang memilih granit. Granit yang merupakan batu alam yang memiliki karakter yang kuat, kaku, dan “sejuk”. Ada banyak pilihan corak dan warna granit yang bisa di pilih untuk top table kitchen.

Kelebihan

  • Granit membawa kesan kokoh dan mewah saat dipadukan dengan kabinet kitchen.
  • Granit mempunyai karakter keras sehingga bisa tahan selama bertahun-tahun.
  • Jika pemakaiannya rapih maka granit minim perawatan.
  • Selalu terasa “sejuk” atau “dingin” saat disentuh.
  • Cukup tahan terhadap goresan-goresan benda tajam.

Kekurangan

  • Pori-pori yang bisa menyerap cairan. Meski pori-pori granit tidak terlalu besar, namun pori-pori itu sudah cukup untuk menyerap cairan berwarna seperti kopi, susu, atau minyak. Jika granit sudah menyerap cairan berwarna atau minyak dan membekas, sangat sulit untuk di bersihkan.
  • Sambungan granit selalu kelihatan. Biasanya akan ada sambungan jika kitchen set anda lebih panjang dari granit atau kitchen set anda berbentuk L atau U, maka sambungan akan terlihat sehingga mengurangi estetika.

Stainless Steel

Stainless Steel sebenarnya jarang digunakan dirumah-rumah pribadi. Stainless steel sering digunakan di dapur-dapur restoran besar. Tapi kalau ingin beda dengan yang lain tidak ada salahnya mencoba, hanya lebih terkesan kaku dan dingin karena karena hanya memeliki satu warna saja. Meskipun demikian bahan ini cukup tahan terhadap air, panas, dan jamur.

Solid Surface

Solid surface adalah top table buatan yang bahan utamanya adalah campuran akrilik, polyesteresin, pigmen warna, bahan kimia phenolic. Bahan ini bisa dicetak dengan ukuran, bentuk, dan warna yang bermacam-macam. Untuk mengurangi penggunaan batu alam, saat ini penggunaan solid surface sebagai bahan top table kitchen bisa menjadi alternatif “green life”.

Beberapa Merk yang sudah familiar saat ini adalah, Bilionet, Sunray by IDKU, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kelebihan

  • Solid Surface tidak memiliki pori. Ini merupakan salah satu keunggulan utama. Karena tidak berpori maka Solid Surface tidak akan menyerap cairan berwarna seperti kopi, teh, dan minyak.
  • Tidak akan ada sambungan yang terlihat. Meskipun pada pemasangannya akan di sambung pada bagian-bagian tertentu namun sambungan ini tidak akan terlihat.
  • Bahannya cendrung ringan sehingga tidak terlalu membebani kabinet dibawahnya.
  • Jika tergores lebih mudah di perbaiki dengan di poles
  • Varian warna lebih banyak

Kekurangan

  • Harga cendrung lebih mahal dari granit
  • Solid Surface akan menjadi kusam lama-kelamaan.
  • Lebih mudah tergores

Batu Kuarsa

Batu Kuarsa adalah senyawa yang terdiri dari 90% kuarsa alami, material ini sangat keras dan tahan banting. Material ini adalah innovasi baru dan sudah banyak di pakai top meja dapur, kamar mandi, lantai dan dinding exterior yang menggunakan jumlah minimum sambungan, karena ukurannya slabnya yang cukup besar yak 1.5 x 3 m

Material ini menawarkan keindahan dan berbagai macam warna, tekstur dan sifat yang luar biasa serta kemudahan dalam perawatannya, karena memiliki permukaan yang tidak berpori dan sangat tahan terhadap noda dari kopi, wine, jus lemon, minyak zaitun, cuka, makeup dan banyak produk sehari-hari lainnya.

Sama halnya seperti granit sambungan selalu kelihatan, meskipun tidak sekstrim granit. Saat ini yang sudah familiar adalah Silestone

Phenolic Board

Phenolic Board adalah papan compact laminate yang terbuat dari kraft paper yang dilaminasi dengan Resin Melamin dan dipress dengan tekanan yang tinggi, prinsip pembuatannya hamper sama dengan HPL hanya papan ini lebih tebal, kalau HPL hanya 0.8 s/d 1 mm sedang papan ini bias mencapai 12 mm

Phenolic Board ini cocok untuk diaplikasikan pada: Rumah Sakit, Kantor, Lounge, Sekolah, Restaurant, Laboratorium, Mall dan tempat umum lainnya, tapi tidak ada salah di coba di aplikasikan untuk Top Meja Dapur, karena buat Meja Lab saja bahan ini sangat kuat apalagi jika di pakai untuk meja dapur.

Merk Phenolic yang saat ini ada di Indonesia adalah Frantico, Kharindo Perkasa, dll.

Kelebihan

Water Resistance, Fire Resistance, Abrasion Resistence, Resistance to harmful chemicals, Sederhana / simple, Anti Bacterial, Easy to maintain, Durable / tahan lama.


Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *