5 Material utama untuk membuat Kitchen Set

4 min


Sendal-Uwais.com, Membahas tentang kitchen set memang tidak akan pernah ada habisnya, bagaimana tidak tempat ini adalah bagian rumah yang paling penting setelah Kamar Tidur, khususnya buat Ibu-ibu Rumah tangga yang kegiatan sehari-harinya banyak dilakukan di dapur. Dapur yang elegan, rapih, bersih dan fungsional pun sangat diinginkan oleh para “penikmat” kitchen.

Baca juga: 4 Pilihan Material Pelapis Kayu Untuk Mempercantik Furnitur

Sebelum membahas material finishing, kali ini kita akan membahas mengenai material utama dalam pembuatan Furnitur khususnya Kitchen Set. Yuk kita lanjut mengenail material kitchen set!

Plywood/multipleks

Plywood atau multiplek adalah kayu lapis, material ini sangat sering digunakan untuk material utama pembuatan kitchen set. Apa sih Plywood? dan Untuk Apa aja Kegunaanya? Plywood terdiri dari tiga lapisan utama. Lapisan Pertama dikenal dengan istilah Face, sedangkan Lapisan Kedua nya disebut Core (inti) dan Lapisan Ketiga disebut dengan istilah Back.

Saat ini hampir semua jenis Plywood menggunakan jenis kayu yang sama untuk Face dan Back nya, sehingga untuk mempermudah dalam pengucapan istilah Face dan Back ini disatukan menjadi Faceback. Sebagai contohnya: Apabila jenis kayu yang digunakannya adalah jenis kayu meranti, maka Plywood tersebut akan disebut dengan Plywood Meranti.

Untuk bagian Core terdapat berbagai macam jenis kayu yang digunakan. Yang paling populer saat ini adalah jenis Kayu Sengon , Kayu meranti dan juga Kayu Albasia. Walaupun pada prakteknya banyak ditemukan jenis kayu lain yang digunakan sebagai Core.

Ketiga lapisan ini direkatkan dengan bantuan perekat lem dan di press dengan tekanan tunggi.

Blockboard

Blockboard adalah salah satu jenis produk kayu lapis. Blockboard juga memiliki teknik pembuatan yang sama dengan Plywood, Blockboard juga terdiri dari tiga lapisan. Lapisan pertama disebut dengan istilah Face, Lapisan kedua disebut istila Core (inti) dan Lapisan Ketiga disebut dengan istilah Back.  Blockboard menggunakan jenis kayu yang sama untuk bagian muka dan belakangnya.

Yang sangat berbeda antara Blockboard dan Plywood adalah pada bagian Core. Dimana jenis kayu yang digunakan pada bagian Core adalah kayu utuh yang sudah dipotong menjadi kecil-kecil, dari situlah maka di sebut Blockboard. Kayu potongan tersebut kemudian disusun, di lem digabung antara satu dengan yang lain kemudian di pres dengan tekanan tinggi. Jenis kayu potongan yang digunakan biasanya jenis kayu lunak sehingga membuat blockboard lebih ringan dari plywood.

Pada Blockboard jenis yang populer digunakan saat ini adalah jenis Kayu Meranti dan jenis Kayu Sengon.

MDF

MDF adalah singkatan dari Medium Density Fibreboard. MDF terbuat dari serbuk kayu yang halus yang di lekatkan dengan lem, bahan kimia dan resin dengan temperatur dan tekanan yang tinggi, sehingga membentuk papan lembaran dan dapat di tentukan dengan berbagai macam ketebalan dari 3, 6, 9, 12, 15, 18 dan 25 mm.

Karena bahan utama pembuatan MDF adalah serbuk kayu, maka MDF adalah salah satu material yang ramah lingkungan. Selain itu juga MDF memiliki permukaan yang halus yang tidak terdapat pada Plywood dan Blockboard. Biaya MDF juga di gunakan sebagai lapisan atas sebelum di tempelkan dengan lapisan finishing.

Ketebalan MaterialHarga Satuan/lbr
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 3mm Rp               37,500
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 6mm Rp               71,000
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 9mm Rp             100,000
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 15mm Rp             161,000
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 18mm Rp             193,500
MDF – P 2400, L 1200, Tebal 25mm Rp             300,000
Daftar Harga MDF per Maret 2020

Particle Board

Particle Board sama seperti MDF terbuat dari serbuk kayu yang di lekatkan dengan lem, bahan kimia dan resin dengan temperatur dan tekanan yang tinggi, hanya serbuk kayunya lebih kasar di banding MDF, untuk ketebalannya sama dengan MDF yakni 6, 9, 12, 15, 18 dan 25 mm.

Particle Board juga salah satu material yang ramah lingkungan, sama halnya dengan MDF. Hanya kelemahan kedua material ini tidak tahan pada kelembaban dan air.

Kayu Palet/Jati Belanda

Kayu Palet, atau biasa banyak orang sebut Kayu Jati Belanda sekarang ini banyak digunakan di industri perkayuan terutama dalam pembuatan furnitur. Banyak yang menyukai kayu Jati Belanda sebagai furniture dan aksesoris di rumah karena serat yang alami dan finishing natural.

Kayu jati Belanda juga sering dipakai sebagai bahan dasar pembuatan jendela, aksesoris rumah tangga dan kerajinan tangan. Karena sifatnya yang ringan perabot dari kayu ini juga mudah dan efisien untuk dipindah- pindah

Warnanya yang kalem sangat memungkinkan untuk dipadupadankan dengan berbagai tema dalam rumah khususnya model scandianvian. Tak heran jika kayu jati Belanda menjadi incaran bagi para desainer interior karena mudah dibuat dan dibentuk.

Sifat dasar yang anti rayap dan kering juga menyebabkan mengapa kayu ini sering dipilih sebagai bahan pengemas. Dengan beberapa kelebihan ini maka kayu Jati Belanda patut jadi pilihan utama untuk membuat kitchen set yang ramah lingkungan, murah dan tahan lama.


Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *