Ancaman Dibalik Potensi Gadget Bagi Anak

2 min


Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membawa dampak yang komplek, tidak hanya pada perusahaan, namun juga budaya, adat, lingkungan hingga keluarga. Sehingga tidak hanya di rasakan oleh orang tua namun lebih berdampak pada anak-anak.

Anak-anak yang dilahirkan mulai tahun 2011 atau yang disebut sebagai Generasi Alpha (Gen A) merupakan asli atau murni sebagai anak-anak yang sudah kenal perangkat digital bahkan sejak baru lahir.

Jika kita perhatikan, tanpa diajari sekarang ini anak usia kurang dari dua tahun sudah pandai memainkan perangkat HP android, minimal membuka youtube. Tanpa disadari si kecil sudah pandai menggeser layar sentuh dan memilih menu yang mereka inginkan. Teknologi ini telah melekat pada anak Gen A secara alamiah dan kita sebagai orang tua sangat susah untuk membatasinya.

Penggunaan gadget pada si kecil bukan perkara remeh, apalagi ayah dan ibunya sendiri adalah pengguna gadget yang aktif. Itu menjadi penyebab si kecil semakin kuat untuk berteman lebih dekat dengan gadget.

Permasalahannya, apakah gadget ini baik atau tidak, apakah gadget akan menjadi virus yang merusak atau menjadi anti body bagi si kecil?

Kadang ini menjadi dilemma bagi orang tua, di saat keduanya sibuk dengan pekerjaan, sementara teman bermain si kecil adalah HP yang lengkap dengan segala macam fasilitas game dan tontonan yang dapat menghibur si kecil.

Salah satu kasus yang pernah terjadi pada anak yang diberikan gadget oleh orang tuanya antara lain, ada seorang anak yang susah dikendalikan bahkan sering membully teman kelasnya khususnya perempuan. Setelah di gali dan dilakukan konseling, ternyata anak tersebut sering nonton video-video porno di rumah melalui gadget yang diberikan oleh orang tuanya tanpa sepengetahuan orang tuanya. Anggapan mereka selama ini anaknya baik-baik saja, tidak banyak keluar rumah, kesehariannya hanya duduk sambil bermain gadgetnya, entah bermain game atau nonton youtube mereka tidak peduli.

Hampir semua anak yang sering menggunakan gadget akan mengalami gangguan perilaku dengan indikasi berbeda. Ternyata anak yang menggunakan gadget di usia yang tidak seharusnya, maka akan mengalami masalah dengan perilakunya.

Seringkali orang tua merasa lebih nyaman memberikan anaknya gadget pada saat si kecil rewel, susah diatur, banyak gerak dan sebagainya. Yang harus kita ketahui bahwa setiap anak pada usia nya cenderung aktif, itu disebabkan oleh perkembangan motoriknya, sehingga muncullah perilaku aktif seperti melompat, naik-naik, berlari-lari, berbicara sendiri dan sebagainya, maka jika anak lebih banyak diam maka perlu cermati dan diperhatikan lebih dalam.

Di zaman serba digital ini, ternyata banyak membawa perubahan pada keluarga, khususnya pada pola asuh orang tua terhadap anak. Orang tua yang bijak harus mampu melindungi anak-anaknya dari ancaman zaman digital, namun tidak menghalangi potensi manfaat yang bisa ditawarkannya.

Untuk menghadapi hal ini, maka sebagai orang tua harus memperhatikan beberapa pada anaknya, sebagai berikut:

Kesehatan Mata Anak

Pemakaian gadget secara berlebihan dengan intensitas cahaya yang tinggi, akan mengakibatkan rusaknya jaringan mata, menatap layar HP terlalu lama juga bisa mengurangi tingkat kedip, sehingga menyebabkan mata jadi tegang. Dampaknya maka akan membuat mata menjadi iritasi, kering dan pandangan kabur.

Masalah Tidur

Ada kemungkinan anak akan susah tidur atau susah dibangunkan, karena terlalu asik melihat layar digital sehingga tidur menjadi tidak teratur.

Kesulitan Konsetrasi

Karena kurang tidur, maka kemungkinan anak sulit untuk fokus dan berkonsentrasi pada saat melakukan aktifitas sehari-hari maupun belajar.

Menurunnya Prestasi Belajar

Penggunaan media digital yang berlebihan akan memebuat anak cenderung menjadi malas untuk belajar, karena sudah merasa mendapat hal yang menyenangkan dari media digital tersebut.

Perkembangan Otak

Penggunaan gadget yang sangat intens akan mempengaruhi perkembangan sel-sel otak, bahkan akan menyebabkan sel-sel otak mati dan akan mengalami daya pikir yang lambat alias malas berfikir.

Perkembangan Fisik

Radiasi gadget memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan fisik, aktifitas fisiknya jadi dibatasi. Anak tersebut akan lebih asyik bermain gadget sehingga cenderung sering menahan lapar, haus hingga enggan untuk buang air. Dampaknya akan mengganggu sistem pencernaan yang menyebabkan ketidakseimbangan bobot tubuh.

Perkembangan Sosial

Asyiknya bermain gadget akan menjadikan anak cenderung anti sosial, karena lebih mementingkan dirinya sendiri sehingga sulit berkomunikasi, sulit bergaul dan bisa berakibat hilangkan kepekaan sosial.

Menunda Perkembangan Bahasa Anak

Kecenderungan terhadap gadget juga akan mengakibatkan keterlambatan berbahasa, karena saking asyiknya sehingga anak lebih banyak diam dan tidak ada feedback komunikasi langsung dari gadget yang digunakannya.

Oleh karena itu peran orang tua sangat dibutuhkan di era serba digital ini, mengingat pengaruhnya sangat besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dari segi kesehatan fisik dan sosial. Orang tua agar lebih bijak dan hati-hati dalam memberikan perhatian terhadap anak generasi Alpha ini.


Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *