Apa Sih HPL (High Pressure Laminate)?, dan Kenapa Harus Pakai HPL?

3 min


HPL adalah material pelapis yang paling sering digunakan. HPL dibuat dari sejumlah lapisan yang berbahan dasar kertas. Biasanya ada lapisan overlay, yang kemudian bagian atasnya  dilapisi dengan lapisan ‘dekoratif’, yang memiliki lapisan kertas yang lebih kuat. Lapisan ini diresapi dengan resin fenolik dan dipanaskan sekaligus ditekan hingga tekanan 2.000 pon per inci persegi. Sehingga menghasilkan lembaran tipis yang kuat dan sangat keras.

Fakta Tentang HPL

Perabotan berbahan kayu seringkali dipilih dengan alasan mewah, kuat, dan tahan lama. Dalam pembuatannya, untuk menambah nilai estetika, perabotan kayu biasanya diberikan lapisan, selain itu juga dapat menjaga keawetan, dan terhindar dari kerusakan akibat serangga.

Mengenai pengaplikasiannya, finishing pada perabotan kayu bisa disesuaikan menurut desain yang ingin dicapai. HPL (High Pressure Laminate) merupakan salah satu material finishing yang populer karena harganya yang rendah dan mempunyai berbagai macam motif. Pada umumnya HPL adalah bahan finishing dengan laminasi tekanan tinggi yang diaplikasikan pada furniture berbahan dasar plywood, MDF maupun particle board, yang digunakan untuk melapisi permukaan meja, kabinet, kitchen set, atau furnitur rumah lainnya.

Bagaimana, tertarik menggunakan finishing dengan lapisan HPL? Berikut akan kami jelaskan beberapa kelebihan dan kekurangan lapisan HPL!

Kelebihan lapisan HPL (High Pressure Laminate)

HPL Memiliki Ketahanan yang Baik

HPL adalah material finishing berbahan kertas tebal dengan tekstur dan motif kayu yang direkatkan pada kayu olahan seperti plywood, particle board, MDF maupun blockboard.

Proses produksi pembuatan HPL yang diolah langsung oleh pabrikan, membuat finishing jenis ini memiliki ketahanan yang baik untuk serta dapat digunakan dalam jangka panjang. Hal inilah yang menjadi salah satu kelebihan HPL.

Proses Pengerjaan lapisan HPL Lebih Cepat dan Rapi

Penggunaan HPL sangat berbeda dengan penggunaan duco atau melamik, furnitur yang menggunakan finishing HPL jauh lebih cepat, praktis dan murah sedang penggunaan duco dan melamik prosesnya memakan waktu lama dan memerlukan biaya tinggi. Salah satu yang membuat proses pengerjaan lebih cepat pada HPL adalah ketersediaan HPL dengan berbagai motif dan warna serta cara penggunaannya cukup di lem pada kayu, bahkan pengerjaannya pun hanya memerlukan tukang kayu biasa.

Kelebihan dari HPL lainnya adalah hasilnya yang juga dijamin rapi. Hal ini berbeda dengan proses pengerjaan finishing spray yang sangat berpotensi belang-belang atau warna cenderung tidak sama apalagi jika dikerjakan dalam waktu dan orang yang berbeda, hasil yang didapatpun dari penggunaan HPL pun jauh lebih bersih sehingga furnitur bisa langsung digunakan.

Sifat HPL adalah Anti Air, Anti Gores dan Tidak Berubah Warna

Penggunaan bahan utama bahan fenolik pada proses produksinya membuat HPL juga memiliki kekuatan yang baik terhadap air, hawa panas, hingga goresan. Permukaan yang pada HPL ini dinilai jauh lebih kuat ketimbang material sheet yang umum ditemukan pada perabotan murah, seperti paper melamin maupun duco.

Selain ketahanan yang baik finishing menggunakan HPL jika digunakan dalam waktu lama tidak akan berubah warna, berbeda dengan duco dan melamik, yang lama akan warnanya akan menguning jika digunakan dalam jangka waktu lama.

Memberikan Tampilan Modern dan Minimalis

Penggunaan furnitur dengan lapisan HPL ini sangat cocok dengan ruangan berkonsep modern minimalis. HPL tersedia dalam berbagai macam motif seperti serat kayu baik yang matte, gloss maupun bertekstur, warna solid, metalik hingga motif menyerupai granit dan marmer, jadi dengan keragaman motif dan warna yang banyak sangat memungkinkan untuk berkreasi lebih banyak lagi desain minimalis. Anda tinggal memadukan dengan konsep dan perabotan lain yang sudah terpasang di ruangan.

Kekurangan HPL (High Pressure Laminate)

Tak hanya memiliki kelebihan, HPL juga memiliki kekurangan. Kekurangan finishing furnitur dengan menggunakan lapisan HPL adalah:

Pengerjaan HPL Memerlukan Ketelitian

Salah satu kekurangan HPL adalah pada proses pengerjaannya yang sangat membutuhkan ketelitian, meskipun finishing dengan HPL tidak memerlukan tukang duco atau melamik terutama pada bagian sisi dari perabot, kadang bisa terjadi gerepes pada pemotongannya. Finishing menggunakan HPL juga cukup sulit pada saat diaplikasikan pada perabotan dengan permukaan lengkung yang terlalu kecil, bahkan pemotongan yang kurang presisi mengakibatkan hasil akhir terlihat kurang rapi terutama pada pertemuan atau sambungan motif kayu.

Karena dimensi standar HPL ini hanya 2440 x 1220 maka ini menjadi kendala jika bentangan kayu yang akan di lapis melebihi ukuran standar tersebut. Namun tidak perlu khawatir ini bisa di siasati dengan menambahkan ornamen dari HPL itu sendiri atau menambah list yang berbahan alumunium atau stainless steel.

HPL memiliki bentuk fisik yang sangat keras, dengan tingkat fleksibilitas HPL juga sangat rendah sehingga berpotensi patah jika mengaplikasiannya dilakukan secara asal. Jika perekatan lem dilakukan tidak sempurna, lapisan HPL juga cenderung lebih mudah terlepas sehingga terjadi gelembung-gelembung udara yang sangan menganggu estetika.

Warna Lapisan HPL Kurang Mewah dan Natural

Karena harga yang relatif murah maka salah satu kekurangan dari HPL adalah pada warnanya yang cenderung sangat sederhana, tidak seperti halnya cat duco yang bisa memberikan tampilan mewah. Kesan yang dihasilkan dari penggunaan HPL pun terlihat kurang natural jika dibandingkan dengan finishing cat melamik yang menampilkan motif asli kayu yang beasal material veneer kayu yang digunakan.


Oke Sobat! Melalui informasi yang telah disampaikan mengenai kelebihan dan kekurangan dari lapisan HPL di atas, sekarang saatnya untuk memutuskan finishing terbaik yang cocok diaplikasikan pada furnitur di rumah mu. Jangan lupa yah, sesuaikan dengan interior dan furnitur yang sudah ada!

 


Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *