Cara Menghitung Sendiri Harga Pokok Produksi Furnitur

4 min


Pernah gak sih, sempet kepikiran? Penasaran nih pengen tahu sebenarnya berapa sih Harga Pokok Produksi (HPP) furnitur yang kita beli? Baik itu meja maupun lemari atau perabot rumah tangga lainnya.

Pekembangan furnitur yang semakin pesat saat ini, membuat banyak produsen furnitur memutar otak untuk mencari cara, bagaimana furnitur yang di jual memiliki harga pokok produksi yang minim namun dapat di jual dengan harga yang tinggi.

Akhirnya timbulah beberapa desain minimalis dan ekonomis tapi tidak mengurangi nilai estetikanya, yang sekarang sedang tren adalah model Scandinavian, yang identik dengan warna putih dan pastel, dan ini sudah di adopsi oleh merk terkenal seperti IKEA.

Di pembahasanya sebelumnya kita pernah bahas material dan material finishing yang di gunakan untuk pembuatan furnitur. Dari material yang murah sampai yang mahal.

Kali ini saya akan berbagi, bagaimana sih cara mengetahui perhitungan harga dan berapa sih sebenarnya harga pokok produksi sebuah furnitur. Di latarbelakangi dengan pengalaman saya bekerja sebagai estimator di industri furnitur, pada salah satu perusahan manufaktur furnitur.

Perhitungan Bahan Utama

Kebutuhan MDF

Bahan material yang ada di pasaran untuk Plywood, MDF maupun Particle board berukuran standard 1220 x 2440 mm, begitu juga dengan ukuran bahan pelapisnya seperti HPL dan PVC.

Sekarang kita ambil contoh yang simple untuk memulai perhitungan bahannya, meja kerja dengan ukuran 1200 x 600 x 750 mm. Gambar berikut.

Meja ini mempunyai 3 (tiga) komponen utama antara lain:

Top Panel

Untuk ukuran top panel meja ini adalah 1200 x 600 mm, kali ini kita pakai ketebalan panel 20mm, dan menggunakan bahan MDF (Medium Density Fibreboard) tebal 18mm ditambah HPL untuk kedua sisinya.

Dari ilustrasi gambar dapat dilihat bahwa untuk kebutuhan top panel sebuah meja membutuhkan seperempat bagian dari ukuran MDF, jadi di dapat koefisien sebesar: 0.25 lembar MDF 18mm

Side Panel

Untuk ukuran side panelnya adalah 580 x 720 mm, dengan ketebalan panel 20mm, menggunakan material yang sama dengan top panelnya.

Dari ilustrasi gambar dapat dilihat bahwa untuk kebutuhan side panel sebuah meja membutuhkan dua per enam bagian dari ukuran MDF, jadi di dapat koefisien sebesar: 0.333 lembar MDF 18mm.

Modesty Panel

Untuk ukusan modesty panelnya adalah 400 x 1140 mm, dengan ketebalan panel 15mm, menggunakan bahan MDF 15 mm ditambah HPL di kedua sisinya.

Dari ilustrasi gambar dapat dilihat bahwa untuk kebutuhan side panel sebuah meja membutuhkan seperenam bagian dari ukuran MDF, jadi di dapat koefisien sebesar: 0.167 lembar MDF 15mm.

Kebutuhan HPL

Untuk kebutuhan material pelapis diasumsikan menggunakan HPL, karena kedua sisi di lapis HPL maka kita dengan mudah menghitungnya yakni hanya tinggal mengalikan 2 dari total kebutuhan MDF.

Jadi hasilnya, 2 x 0.75 » 1.5 lembar HPL

Kebutuhan PVC Edging

Untuk menutupi bagian sisi dari panel biasanya menggunakan PVC atau bisa juga dengan HPL, cara menghitung Edging adalah dengan menghitung keliling panel masing-masing komponen namun di tambahkan 60mm untuk potongan yang tidak terpakai.

Contoh Menggunkan Rumus Keliling 2 x (p + l), atau 2p + 2l.

Top Panel: (2 x (1.2+0.06)) + (2 x (0.6+0.06)) = 3.84 meter

Side Panel: (2 x (0.72+0.06)) + (0 x (0.58+0.06)) = 1.56 meter

Modesty Panel: (1 x (1.14+0.06)) + (0 x (0.58+0.06)) = 1.2 meter

Bagian sisi pertemuan tidak perlu di berikan pelapis bagian sisinya.

Kebutuhan Lem

Lem dibagi menjadi dua jenis, untuk lapisan sisi dan lapisan permukaan. Cara menghitungnya adalah:

Lem Edging         = Jumlah panjang edging : 60meter/kg

                                = 6.6 meter x 60 meter/kg » 0.11 kg

Lem Putih PVAC  = Jumlah Lembar Lapisan yang di tempel : 2.5 lembar/kg

                                = 1.5 lembar : 2.5 lembar/kg » 0.6 kg      

Perhitungan Aksesoris

Karena produk yang kita hitung simple jadi tidak terlalu banyak kebutuhan untuk aksesorisnya antara lain.

Kebutuhan Minifix/Connector dan Dowel

Minifix dan dowel di gunakan sebagai penghubung antar panel pada saat perakitan. Kebutuhan sesuai standar perkayuan biasanya kelipatan 32 mm, dan juga tergantung bentangan panel masing-masing.

Kebutuhan minifix untuk meja ini sebanyak 14 pcs, dan dowelnya lebih sedikit yaitu sebanyak 12 pcs.

Kebutuhan Paku/Sepatu Plastik

Paku plastik dipakai sebagai alas kaki meja atau side panel agar lapisan bawah tidak cepat rusak, ketika furnitur dalam proses pemindahan. Kebutuhan nya sebanyak 4 pcs.

Perhitungan Biaya Tukang

Pada kali ini kita asumsikan pekerjaan tersebut dikerjakan oleh tukang. Untuk perhitungan harga tukang ada dua metode antara lain:

Metode Meter Persegi

Perhitungan dengan metode ini berdasarkan Luas Tampak depan Furniture. Metode ini dipakai pada saat furnitur yang dihitung memiliki tinggi 100 cm atau lebih.

Metode Meter Lari

Perhitungan dengan metode ini berdasarkan Panjang Furniture. Metode ini dipakai pada saat furnitur yang dihitung memiliki tinggi kurang dari 100 cm.

Nah untuk meja yang kita bahas kali ini kita pakai Metode Meter Lari karena tinggi meja hanya 75 cm. Jadi perhitungan adalah 1.2 x Rp. 200.000,-/m » Rp. 240.000,-/unit

Itu tadi pembahasan tetang perhitungan kebutuhan bahan dan harga sebuah meja, Apakah mau mencoba!


Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *