Tips Mengatur Tata Letak Kamar Anak

3 min


Mempunyai kamar tidur yang nyaman dan aman bagi anak adalah impian bagi setiap orang tua, namun kadang untuk mendapatkannya, sering terbentur dengan ukuran ruangan yang ada. Idealnya sebuah kamar tidur untuk anak berukuran cukup luas. Hal ini disebabkan karena kamar tidur mempunyai 2 fungsi sekaligus, selain sebagai tempat beristirahat kamar tidur juga berfungsi sebagai tempat bermain bagi anak-anak.

Jangan bersedih dulu, ruangan yang kecil pun dapat juga menjadi ruangan yang aman dan nyaman untuk anak. Berikut beberapa tips tata letak ruangan yang dapat diterapkan ketika ingin membangun kamar anak.

Ruangan Kecil

Ruangan pada contoh gambar berikut berukuran 2,5 m x 3 m. Untuk anak berusia antara 0 s/d 5 tahun dengan kamar mungil ukuran seperti ini tidaklah terlalu ideal, karena pada usia yang sedini ini, anak sangat membutuhkan ruang gerak yang luas. Namun tidak perlu khawatir kita dapat mensiasatinya dengan beberapa trik seperti dibawah ini.

  1. Usahakan untuk tidak meletakkan terlalu banyak furnitur agar ruang gerak si kecil lebih leluasa.
  2. Pilihlah tempat tidur single bed karena tidak akan memakan ruang, biasanya ukuran single bed yang ada di pasaran berukuran 90 cm x 200 cm.
  3. Sebaiknya tempatkan tempat tidur atau boks bayi pada salah satu sudut ruang.
  4. Untuk peyimpanannya, baik itu untuk pakaian maupun mainan anak, sekiranya cukup sediakan kabinet/lemari dengan tiga pintu bukaan, hal itu cukup untuk mengisi ruangan tersebut.
  5. Untuk aktifitas belajar si kecil, tempatkan di area pojok meja belajar dan kursi yang tidak terlalu besar ukurannya.

Ruangan Medium

Ruangan ukuran medium diasumsikan berukuran 3,25 m x 3,25 m. Ukuran ini bisa dikatakan sangat pas untuk sebuah kamar tidur anak. Selain si kecil dapat bergerak dengan leluasa, semua furnitur yang dibutuhkan pun dapat masuk. Berikut ini trik untuk membuat kamar tidur nyaman dan mempunyai dua fungsi sekaligus.

  1. Untuk ukuran ruangan seperti ini, kita bisa masukkan beberapa furnitur pada kamar, seperti kabinet berukuran sedang, meja belajar, nakas, credenza, untuk tambahan penyimpanan mainan dan single bed.
  2. Tetap gunakan furniture multifungsi agar ruang tetap terlihat lega dan rapi.
  3. Posisikan setiap furnitur merapat pada dinding agar tetap tersedia ruangan untuk bermain.
  4. Pilihlah peralatan bermain anak yang dapat dilipat. Sehingga, ababila anak selesai bermain, peralatan main tersebut dapat disimpan di lemari, dan tidak memakan banyak ruang.

Ruangan Besar

Kategori ruangan besar untuk kamar anak diasumsikan berukuran mulai dari 4.5 x 4.5 m. Kamar berukuran besar, juga ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, Anda tidak perlu bersusah payah memutar otak untuk dapat membagi satu ruang untuk dua fungsi sekaligus. Namun,  kekurangannya adalah jika tidak direncanakan dengan baik dalam mengisi ruang, maka ruangan akan terasa hampa dan membuat di kecil menjadi tidak nyaman.

Untuk mensiasatinya perhatikan trik berikut ini berikut ini,agar kamar menjadi nyaman bagi sang buah hati.

  1. Pilihlah furnitur berukuran standar karena akan membuat kamar anak tidak menjadi terlalu sumpek, namun tidak juga terlihat kosong. Dengan begitu, ruangan untuk bermain anak akan tetap ada bahkan akan sangat lebih leluasa.
  2. Jika anda ingin menyediakan tempat bermain untuk anak, maka perbanyak dekorasi agar ruang tidak terlalu sepi, bisa ditambahkan rak terbuka untuk photo frame atau tanaman. Bidang vertikal pada kamar dapat dimanfaatkan menjadi tempatnya menuangkan ide dan kreatifitas anak.
  3. Supaya tidak terlihat terlalu kosong, tempatkan tempat tidur di tengah kamar. Meskipun di tengah, namun area bermain anak tetap ada dan luas.

Ruangan Memanjang

Kamar dengan bentuk ruangan memanjang, sebenarnya agak sedikit meyulitkan dalam penataan furniturnya. Karena antara satu sisi kamar yang dengan sisi lainnya memiliki perbedaan ukuran yang cukup jauh. Namun, tidak perlu khawatir Anda bisa coba trik yang satu ini.

  1. PiIihlah tempat tidur yang seukuran atau kurang dari lebar dinding agar tidak ada ruang yang kosong dengan space yang kecil pada salah satu sudut.
  2. Jangan terlalu banyak memasukkan perabotan ke dalam kamar. Hal ini akan membuat kamar menjadi semakin sempit.
  3. Optimalkan semua ruangan yang ada dengan memilih ukuran furnitur yang sesuai dengan ukuran ruangan dan letakkan pada sisi dinding agar tercipta ruangan yang memadai untuk tempat bermain anak.

Nah.. Sobat itu tadi sedikit berbagi dari saya… mudah-mudahan bermanfaat. Selamat mencoba!


Like it? Share with your friends!

1
Arenugh

One Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *