Waspada 9 Titik Rawan Kecelakaan Anak Di Rumah

2 min


Membahas tentang anak memang tidak ada habisnya, mulai dari merawat dari masih bayi, menjaganya, memberikan kebutuhan pangan dan papan serta memberikan pendidikan yang layak, sampai anak menuju ke jenjang selanjutnya.

Hasil dari beberapa Lembara Riset di Negara besar, seperti di Inggris dan Australia, menunjukkan bahwa ± 67% kecelakaan pada anak terjadi ketika mereka berada di dalam rumah. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengamanan di dalam rumah itu sendiri. Kasus ini terjadi hampir di seluruh Dunia, termasuk di Indonesia.

Baca Juga: Tips, Memilih Tempat Penyimpanan Mainan Anak

Untuk itu perlu adanya tindakan pencegahan dengan cara memberi pengaman di area dalam rumah. Berikut adalah area dan apa saja yang perlu diberikan pengamanan.

Kamar Tidur

Tempat pertama kali berktifitas adalah kamar tidur maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam kamar tidur, seperti:

  • Pasang railing pada tepi tempat tidur
  • Pilihlah ranjang yang tidak terlalu tinggi atau maksimal tinggi 70cm
  • Jangan menggunakan ranjang tingkat/bunkbed jika usianya masih di bawah 9 tahun
  • Hindari pemakaian kaca pada furnitur

Garasi

  • Usahakan pasang pintu ganda pada pintu menuju akses garasi
  • Simpan bahan kimia, seperti oli mesin, minyak rem dan lainnya, bila perlu buatkan lemari gantung yang tidak bisa dijangkau oleh anak

Balkon

  • Balkon harus sudah terpasang railing dengan ketinggian 1 s/d 1.3 meter, agar tidak mudah dipanjat oleh anak.
  • Pasang pintu ganda menuju balkon, bisa dengan pintu dan jendela teralis
  • Jangan meletakkan benda-benda yang berpotensi sebagai alat bantu memanjat seperti bangku atau meja.

Pintu

  • Gunakan pengganjal pintu atau door stopper untuk menhindari anak terjepit pintu
  • Untuk kamar mandi dan kamar anak sebaiknya menggunak kenop silinder, untuk menghindari anak terkunci dari dalam.

Dapur

  • Gunakan penutup pengaman pada pemantik api kompor serta lengkapi kompor dengan tutup pengamannya
  • Jangan biarkan benda tajam di simpan sembarangan siapkan laci dan selalu ingat untuk tetap menyimpannya di dalam laci.
  • Pasang alat untuk mendeteksi kebakaran

Tangga

  • Anak tangga dibuat jangan terlalu curam dan sempit, misal dengan ukuran panjang minimal 90 cm, lebar 30 cm, sedangkan tingginya 17-18 cm.
  • Pasang pintu penghalang akses tangga baik itu di bagian atas maupun bawah.
  • Tinggi ideal untuk railing minimal 1 m dengan jarak antara jeruji railing 125 mm.
  • Gunakan antislip pada tangga, bisa mengunakan karet.
  • Pasang stiker scotlite pada anak tangga.

Ruang Keluarga

  • Pasang karet pelindung pada setiap sudut meja, lemari dan semua sudut yang tajam.
  • Jauhkan benda yang mudah pecah dari jangkauan anak-anak
  • Rapikan kabel dari alat-alat elektronik terberai dimana-mana, upayakan diikat dengan karet atau tali dan dikumpulkan dalam satu tempat.

Instalasi Listrik

  • Gunakan penutup stop kontak. Atau beli stop kontak yang sudah di sertakan tutupnya.
  • Gunakan sistem instalasi vertikal, agar kabel tidak melintang di lantai.

Jendela

  • Jarak casement pada jendela jangan lebih 9 s/d 10 cm
  • Lengkapi jendela dengan teralis
  • Ikat tali tirai agar tidak menjerat leher dan pasang pengaitnya pada ketinggian 1.6 meter dari lantai.

Baca juga: Tren Furnitur Kantor Di Tahun 2020

Kamar Mandi

  • Pilihlan lantai dengan permukaan yang kasar agar tidak licin
  • Gunakan karet anti slip
  • Setelah Bathtub digunaka sebaiknya segera di kuras
  • Buatlah cabinet penyimpanan untuk menyimpan bahan-bahan kimia dengan ketinggian 1.5 s/d 2 meter dari lantai
  • Beri pengaman pada kran air panas
  • Gunakan Floor Drain yang tidaj mudah lepas dan tidak mudah berkarat atau rusak.

Like it? Share with your friends!

0
Arenugh

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *